Bangkitlah walau Masalah Ingin Mengubur Anda

Masalah adalah sesuatu yang pasti ada dalam lika-liku kehidupan manusia. Dalam dataran ilmiah, masalah biasanya didefenisikan sebagai poin yang terjadi akibat ketidak sesuaian antara idealitas dan realitas. Anda punya masalah? Apa yang harus dilakukan terhadap masalah yang senantiasa menghantui kehidupan anda?

Ada sebuah cerita ispirasi yang menarik, mengajarkan kita bagaimana sebaiknya dalam menyikapi masalah.

Suatu ketika, ada seekor kambing yang terjebak dalam sebuah sumur tua ditengah sawah. Sumur tersebut berkedalaman sekitar 6 meter dan sudah tidak memiliki sumber air. Karena merasa tak mampu untuk meloncat dan memanjat, akhirnya kambingpun mengembek sebanyak-banyaknya. Suara erangannya tentu menimbulkan respon dari pendengar, bahkan menyakitkan telinga bagi salah seorang petani yang berada disekitar area sumur.

Melihat sumur yang sudah tidak produktif lagi, ditambah kambing yang dari penampilannya juga tengah sakit-sakitan. Sang petani tak berminat menyelamatkannya. Justru ia mengambil cangkul untuk menimbun sumur dengan tanah disekitarnya. Disetiap tanah yang masuk, kambing berusaha menghindar dan menggerakkan tubuhnya jika ada bagian yang menimpa punggungnya.

Apa yang terjadi? Apakah kambing mati tertimbun tanah? Ternyata disetiap tanah yang masuk (masalah) bagi kambing dijadikannya bahan pijakan untuk bisa keluar dari sumur. Proses masuknya tanah, terkhusus bagian yang menimpa tubuhnya, selalu dibuang oleh kambing hingga jatuh kebawah. Alhasil tanah semakin tinggi dan kambingpun semakin terangkat keatas. Ketika sumur hampir penuh dengan tanah, kambingpun meloncat dan bebas dari lubang sumur yang sebelumnya menjeratnya.

Hikmah dari sepenggal cerita diatas, adalah karakter kambing yang pantang menyerah dan berusaha mempertahankan hidupnya. Lubang sumur, etani, dan tanah adalah ‘masalah’ yang akan membunuh kambing jika ia menyerah. Namun kenyataannya, kambing justru menjadikan ‘masalah’ yang datang sebagai ‘solusi’ atau tepatnya batu pijakan agar bisa selamat dan bebas. Sebagai manusia yang tak luput dari berbagai masalah dan problema didunia ini, ayo kita jadikan maslah sebagai ‘batu pijakan’. Sebagai modal motivasi dan sebagai gairah untuk berusaha agar lebih baiklagi. Sebab dibalik masalah yang diberikan tuhan kepada kita, ternyata dapat mendidik kita menjadi hamba yang lebih baik jika mampu melaluinya dengan sabar dan lapang dada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *